Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan
perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu
tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
· Membagi
sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memory, hardisk
· Komunikasi: contohnya surat electronik, , chating
·
Akses
informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari
jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang
meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan
disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem
client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah
kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah
atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE
802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer
data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa
disebut hotspot.
Pada sebuah LAN,
setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap
komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak
akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat
seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna
yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1.
Mempunyai
pesat data yang lebih tinggi
2.
Meliputi
wilayah geografi yang lebih sempit
3.
Tidak
membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah
satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server
yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi
dalam bahasa inggeris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang
besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan
negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang
membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan logika
yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di
lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi
yang lain.
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer
data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus,
perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari
beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan
jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu
kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
C.
Topologi Jaringan
Topologi adalah cara yang digunakan untuk menghubungkan satu
komputer dengan komputer lainnya. Berdasarkan topologinya jaringan dapat
dibedakan, antara lain:
1)
Topologi Bus
Pada topologi Bus,
kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector
dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel
yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat
mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.
Linear Bus: Layout
ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke
saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing
simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung
kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini
seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada
jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin
tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak
digunakan untuk pemrosesan informasi.
Instalasi jaringan
Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan
yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena
mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan
mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
Keuntungan
dan Kelemahan dari Topologi Bus:
·
Keuntungan: Pengembangan
jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa
mengganggu workstation lain.
·
Kelemahan: Bila
terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan
mengalami gangguan.
Topologi linear
bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel
Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada
ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah
dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial
adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar
matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar
akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja
jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini
juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian
digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).
2)
Topologi Star
Topologi
bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna.
Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan
1.
Kerusakan pada satu saluran hanya akan
mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang
terpaut.
2.
Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3.
Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang
sibuk.
4.
Penambahan dan pengurangan station dapat
dilakukan dengan mudah.
Kekurangan
1.
Jika node tengah mengalami kerusakan,
maka seluruh jaringan akan terhenti.
Penanganan
1.
Perlunya disiapkan node tengah cadangan.
3)
Topologi Ring
Topologi
cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang
masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk
jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat
terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan
FDDI mengantisipasi
kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah
jarum jam secara bersamaan.
4)
Topologi Linier
Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut
dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama
menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor
yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah
terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector),
sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan
adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini
sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe Konektornya
Terdiri Dari:
1.
BNC Kabel konektor —> Untuk
menghubungkan kabel ke T konektor.
2.
BNC T konektor —> Untuk menghubungkan
kabel ke komputer.
3.
BNC Barrel konektor —> Untuk
menyambung 2 kabel BNC.
4.
BNC Terminator —> Untuk menandai
akhir dari topologi bus.
Keuntungan
dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier
bus adalah:
·
Keuntungan: hemat kabel, layout
kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan
maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang
berjalan.
·
Kerugian: deteksi dan isolasi
kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang
terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan
Repeater untuk jarak jauh.
5)
Topologi Tree
Topologi Jaringan
Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan
bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral
denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada
lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi.
Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan
pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih
tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya.
Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk
bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada
gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada
node-7.
Keungguluan: Dapat terbentuknya suatu kelompok yang
dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk
kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain
dibentuk untuk terminal penjualan.
Kelemahannya: Apabila simpul yang lebih tinggi
kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya
juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi
lambat.
D.
Protokol Jaringan
Protokol
Jaringan adalah perangkat
aturan yang digunakan dalam jaringan, Protokol adalah aturan
main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan
sehingga komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat
saling berkomunikasi. semua jenis-jenis jaringan komputer menggunakan
protokol. Aturan-aturan Protokol adalahtermasuk di dalamnya petunjuk yang
berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik,
tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
a.
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet
Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet
dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam
jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang
protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga
merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut
diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi.
Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada
TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar
komputer. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat
lapis, diantaranya adalah :
1.
Protokol lapisan aplikasi
2.
Protokol lapisan antar-host
3.
Protokol lapisan internetwork
4.
Protokol lapisan antarmuka jaringan
b.
UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol
lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal
(unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan
yang menggunakan TCP/IP.
·
Connectionless (tanpa koneksi):
Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi
antara dua host yang hendak berukar informasi.
·
Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan
UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan
acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus
melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
·
UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim
pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam
sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field
Source Process Identification dan Destination Process Identification.
·
UDP menyediakan penghitungan checksum
berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
c.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan
untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan
pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail,
dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain
digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network
atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
1.
Mudah, DNS sangat mudah karena user
tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host
name (nama Komputer).
2.
Konsisten, IP address sebuah komputer
bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3.
Simple, user hanya menggunakan satu nama
domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
d.
Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah
protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area
network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada
lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons
terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet
Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para
kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik,
mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi
sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol
ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.
e.
Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian
berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
f.
Internet Control Message Protocol (ICMP)
Adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan
TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi
jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang
mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan
apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan
dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh
sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang
menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
g.
POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni
protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3
dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server
yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh
penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya
sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan
koneksi ke jaringan internet.
h.
IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk
mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih
pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail
tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik
daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita
mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. Protokol ini gunakan
untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat
elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook.
biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan :
1.
Email Address : contoh —> anda@domainanda.com
2.
Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com
3.
Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com
4.
Account Name : anda@domainanda.com\
5.
Password : password yang telah anda buat sebelumnya
i.
HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW
(World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan
dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang
harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai responatas
perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet
browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web
server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai
dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan
dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.
j.
HTTPS
Https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide
Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan
autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi
menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport
Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai
dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port
HTTPS adalah 443.
Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada
browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian
yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang
digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’
k.
SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara
aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari
jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain.
Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti
Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya
sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini
menjadi lebih terjamin.
l.
Telnet (Telecommunication network)
Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau
Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai
IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa
keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.
m.
FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang
berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan
berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau
protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien
dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah
sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode
autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim
dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username
dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas
yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat
berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan
menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode
anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password
yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan
menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format
ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI
tersebut.
Tujuan FTP
server adalah sebagai beikut :
1.
Untuk men-sharing data.
2.
Untuk menyediakan indirect atau implicit
remote computer.
3.
Untuk menyediakan tempat penyimpanan
bagi User.
4.
Untuk menyediakan tranper data yang
reliable dan efisien.
n.
LDAP
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat
lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan
dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau
intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon
yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai
dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi
mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.
o.
SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak
digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan
koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan
end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk
mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.
Berikut adalah Jenis-Jenis
dari Protocol Jaringan :
1.
Ethernet
Protokol Ethernet paling banyak di gunakan dalam sistem jaringan.
Ethernet menggunakan metode akses yang disebut dengan CSMA/CD (Carrier Sense
Multiple Access/Collision Detection) dalam mengkomunikasikan data. Protocol
Ethernet bekerja dengan memperhatikan network atau jaringan sebelum di
lakukan transformasi atau transmisi data . Apabila jalur masih sibuk maka akan
dia akan menunggu melakukkan pengiriman data hingga jalur bersih dari data.
Topologi :
Topologi BUS dan Topologi Star
Kabel : Coaxial, Fiber Optic dan Twisted Pair
Kecepatan : 10
Mbps.
2.
Local Talk
Local Talk merupakan protokol jaringan dengan menggunakan metode
akses yang disebut CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision
Avoidance) dalam mengkomunikasikan data. Protocol Local Talk di
Populerkan oleh Machintos atau Apple Computer. Protocol Local Talk bekerja
dengan menghindari dari tabrakan saat pengiriman data. Adapter Local Talk dan
Kabel Twisted Pair khusus di gunakan dalam jaringan ini melalui serial port.
Topologi :
Topologi Bus
Kabel :
Twisted Pair
Kecepatan :
230 Kbps
3.
Token Ring
Protokol Token Ring di populerkan oleh IBM pada tahun 1980. Metode
akses protokol Token Ring adalah melalui sebuah Token dalam sebuah lingkaran
seperti cincin. Sinyal Token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin)
dalam sebuah jaringan dan bergerak dari satu komputer menuju ke komputer
lainnya. Jika pada persinggahan di salah satu komputer terdapat data yang ingin
ditransmisikan, Token akan mengirimkan data ke tempat yang di inginkan
tersebut. Selanjutnya, Token bergerak untuk saling mengkoneksikan di antara
masing-masing komputer.
Topologi : Topologi Star
Kabel : Twisted Pair dan Fiber Optic
Kecepatan : 4 Mbps – 11 Mbps
4.
FDDI (Fiber Distributted Data Interface)
FDDI merupakan protokol jaringan dengan metode akses model Token. FDDI
menghubungkan beberapa komputer sampai jarak yang jauh. Topologi ini
bentuknya sama dengan Token Ring tetapi menggunakan 2 buah ring. Dengan Maksud
apabila ring 1 ada masalah maka secara otomatis akan berpindah ke ring 2.
Topologi :
Topologi Star
Kabel : Fiber
Optic
Kecepatan :
100 Mbps
Dari ke empat macam Protocol di atas, Protocol yang paling populer atau
berkembang adalah Protocol Ethernet karena Protocol Ethernet Cara Instalasi nya
yang mudah dan Alat yang di pergunakan mudah untuk di cari di pasaran.
5.
TCP/IP (singkatan dari Transmission
Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar komunikasi data
yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses
tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol
ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan
protokol (protocol suite).
Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini.
Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan
kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
TCP/IP pun mempunyai beberapa layer, layer-layer itu adalah :
a)
IP (internet protocol) yang berperan
dalam pentransmisian paket data dari node ke node. IP mendahului setiap paket
data berdasarkan 4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP). Internet authorities
menciptakan range angka untuk organisasi yang berbeda. Organisasi menciptakan
grup dengan nomornya untuk departemen. IP bekerja pada mesin gateaway yang
memindahkan data dari departemen ke organisasi kemudian ke region dan kemudian
ke seluruh dunia.
b)
TCP (transmission transfer protocol)
berperan didalam memperbaiki pengiriman data yang benar dari suatu klien ke
server. Data dapat hilang di tengah-tengah jaringan. TCP dapat mendeteksi error
atau data yang hilang dan kemudian melakukan transmisi ulang sampai data
diterima dengan benar dan lengkap.
c)
Sockets yaitu merupakan nama yang
diberikan kepada subrutin paket yang menyediakan akses ke TCP/IP pada
kebanyakan sistem.
Pengertian
IP address
Internet
Protocol Address merupakan singkatan dari IP address. Pengertian IP
address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu
alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan
komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi. IP
address memiliki dua fungsi, yakni:
1.
Sebagai alat identifikasi host atau
antarmuka pada jaringan.
Fungsi
ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali
siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama.
2.
Sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi
ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada.
Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi
keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer
yang dituju.
IP
address menggunakan bilangan 32 bit. Sistem ini dikenal dengan nama Internet
Protocol version 4 atau IPv4. Saat ini IPv4 masih digunakan meskipun sudah ada
IPv6 yang diperkenalkan pada tahun 1995. Hal ini dikarenakan tingginya
pertumbuhan jumlah komputer yang terkoneksi ke internet. Maka dibutuhkan alamat
yang lebih banyak yang mampu mengidentifikasi banyak anggota jaringan.
Format
IP address
Sebenarnya
pengalamatan IP address menggunakan bilangan biner. Namun supaya lebih mudah
ditulis dan dibaca oleh manusia, maka IP address ditulis dengan bilangan 4
desimal yang masing-masing dipisahkan oleh titik. Format penulisan ini disebut
sebagai dotted-decimal notation. Setiap bilangan desimal merupakan
nilai dari satu oktet atau delapan bit alamat IP. Sebagai contoh adalah sebagai
berikut:
192.168.1.1
Jika
dikonversi menjadi bilangan biner adalah sebagai berikut:
11000000.10101000.1.1
Lebih mudah
dibaca yang mana?
Kelas
IP address
Para
administrator jaringan penggagas IP address membaginya menjadi 5 kelas, yakni
A, B, C, D dan E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah ukuran dan
jumlahnya. IP kelas A dipakai oleh jaringan kecil yang memiliki anggota yang
sedikit. Lalu berturut-turut B dan C. Sedangkan untuk D dan E adalah alamat IP
untuk keperluan eksperimental
KELAS A
, pada kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya adalah
host Id, kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.
KELAS B
, pada kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya adalah
host Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191
KELAS C,
pada kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya adalah
host Id, kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223
KELAS D,
IP kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu penggunaan aplikasi secara
bersama-sama oleh beberapa komputer, dan IP yang bisa digunakan adalah
224.0.0.0 – 239.255.255.255
KELAS E,
memiliki range dari 240.0.0.0 – 254.255.255.255, IP ini digunakan untuk
eksperimen yang dipersiapkan untuk penggunaan IP address di masa yang akan
datang.
E.
Infrastruktur
Jaringan
Network infrastructure atau infrastruktur
jaringan merupakan
sebuah kumpulan sistem komputer yang saling berhubungan, dihubungkan oleh
berbagai macam bagian dari sebuah arsitektur telekomunikasi.
Secara
khusus, infrastruktur ini mengacu pada organisasi dan berbagai bagian
konfigurasi mereka – dari jaringan komputer individu sampai pada router, kabel,
wireless access point, switch, backbone, network protocol, dan network access
methodologies.
Infrastuktur
dapat berupa infrastruktur terbuka (open) atau infrastruktur tertutup (close).
Contoh infrastuktur terbuka adalah internet, sedangkan contoh dari
infrastruktur tertutup adalah private intranet. Mereka dapat beroperasi melalui
koneksi jaringan kabel atau jaringan wireless, atau kombinasi antara keduanya.
Bentuk
paling sederhana dari infrastruktur jaringan biasanya terdiri dari satu atau
lebih komputer, sebuah jaringan atau koneksi Internet, sebuah hub yang
menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya sampai dengan sistem jaringan
yang terhubung dengan sistem jaringan lainnya.
Keamanan
jaringan alias network security merupakan perhatian utama ketika membangun
sebuah infrastruktur jaringan. Kebanyakan arsitektur menggunakan router dengan
firewall terintegrasi (built-in firewall), juga software yang memungkinkan
kemudahan akses kontrol, data packet monitoring dan penggunaan protocol yang
diatur secara ketat.
Keamanan
jaringan juga dapat dikontrol dengan cara menyesuaikan network sharing
properties pada masing-masing komputer, yang membatasi folder dan file untuk
dapat terlihat oleh pengguna tertentu pada jaringan.
Konfigurasi
ini menggunakan perangkat dalam mode AP untuk menghubungkan klien
yangterdapat dalam jaringannya. Perangkat dalam mode
AP berfungsi sebagai Hub seperti pada jaringan wired, namun bedanya
perangkat dalam mode AP memancarkan SSID agar komputer atau perangkat lain
dalam jaringan dapatmenghubungkan diri.
Untuk
dapat digunakan, tentunya Access Point harus dikonfigurasikan terlebih dahulu.
Terdapat dua cara untuk mengkonfigurasikan Access Point(AP). Pertama,
konfigurasi menggunakan W-LAN(Wireless LAN) card yang dipasang pada slot PCI,
USB wireless ataupun mengunakan card PCMCIA. Kedua, konfigurasi menggunakan
kabel UTP yang dihubungkan antara NIC di PC dengan salah satu port RJ-45 yang
terdapat di AP.
1.
Pasangkan
adaptor AP ke listrik rumah. Setelah access point menyala, hubungkan kabel UTP
ke NIC yang ada di PC anda, kemudian pasangkan ujung satunya lagu ke port nomor
1 di access point.
2.
Setelah
semuanya selesai, buka kontrol panel dengan cara mengklik Start/Control Panel,
kemudian klik Network Connections.
3.
Setelah
dialog Network Connection tampil, klik kanan icon ethernet LAN lalu pilih
Properties.
4.
Pada
kotak This connection uses the following items, klik internet Protocol(TCP/IP)
kemudian klik tombol Properties.
5.
Pilih
opsi Use the following IP address, lalu pada IP address masukkan IP dan subnet
mask-nya. Untuk kelasnya, sesuaikan dengan kelas IP perangkat WLAN anda. Akhiri
dengan mengklik tombol OK.
6.
Setelah
selesai, buka web browser anda lalu pada address bar ketikkan
‘http://192.168.1.1’ kemudian tekan Enter.
7.
Maka
akan muncul jendela user name dan password, pada user name ketik ‘admin’
kemudian pada bagian password biarkan saja kosong, tekan Enter.
Karena disini AP W-LAN merek Linksys yang kita gunakan, maka kita tidak perlu merasa bingung dengan segala perbedaan tampilan yang ada. Karena pada umumnya konfigurasi AP tidak terlalu berbeda jauh.
Karena disini AP W-LAN merek Linksys yang kita gunakan, maka kita tidak perlu merasa bingung dengan segala perbedaan tampilan yang ada. Karena pada umumnya konfigurasi AP tidak terlalu berbeda jauh.
8.
Setelah
anda menekan tombol Enter tadi, maka akan tampil jendel konfigurasi Access
Point Linksys. Klik tab Wireless, dijendela inilah anda akan memasukkan nama
jaringan wireless yang akan anda gunakan, atau yang sering disebut dengan
SSID(Service set identifier)
9.
Pada
Wireless Channel, klik tombol dropdown lalu pilih channel yang ingin anda
gunakan.
Sekilas
tentang channel: Pemahaman tentang channel sangat penting diketahui, karena
channel merupakan sebuah bagian pada pita atau band frekuensi. Penentuan sebuah
channel yang tepat sangat penting dilakukan agar setiap frekuensi tidak saling
bertumpuk (overlap) dengan jaringan WLAN disekitar kita. Pada frekuensi 2.4GHz
ini, ada channel yang dapat anda gunakan. Baiklah disini saya akan menampilkan
gambar kanal frekuensi 2.4GHz, mudah-mudahan saja dapat membantu anda dalam
menentukan channel yang tepat.
1.
Untuk
Wireless SSID Broadcast, pilih opsi Enable. Setelah semuanya selesai, simpan
konfigurasi anda dengan cara mengklik tombol Save.
2.
Tunggu
beberapa saat jika proses menyimpan tadi telah selesai, maka akan tampil sebuah
gambar. Klik tombol Continue untuk melanjutkan.
Keuntungan
pada konfigurasi mode Infrastruktur antara lain adalah:
1.
Untuk
sistem AP dengan melayani banyak PC tentu lebih mudahmelakukan manajemen
jaringannya dan komputer klien dapatmengetahui bahwa disuatu tempat ada sebuah
perangkat ataukomputer yang memancarkan sinyal AP dari sebuah jaringan.
2.
Bila
mengunakan perangkat khusus, maka tidak diperlukan sebuah PCberjalan setiap
waktu untuk melayani klien pada jaringan. Umumnyaperangkat AP dapat dihubungkan
langsung ke sebuah switch atausebuah jaringan LAN. Sehingga dapat memnghubungkan
komputeryang menggunakanWi-Fi untuk dapat masuk ke dalam
sebuah jaringan.
3.
Sistem
keamanan pada AP lebih terjamin. Untuk fitur pengamansebuah perangkat AP
memiliki beberapa fitur seperti melakukanpemblokiran IP atau MAC address,
membatasi pemakai pada port danlainnya, seperti layaknya sebuah router.
F.
Web Hosting
Web hosting adalah berasal dari 2
(dua) kata yaitu web dan host. Kata host bisa di artikan menjadi tuan rumah
atau yang menerima tamu. Akan tetapi didalam internet hosting yaitu suatu
tempat penyimpanan banyak file data atau server yang disediakan oleh suatu
perusahaan yang memberikan sebuah layanan untuk disewakan. Jadi definisi Web
hosting adalah sebuah jasa layanan teknologi internet yang menyediakan tempat
penyimpanan file-file secara online, konektivitas jaringan serta layanan lain
yang dibutuhkan untuk menyajikan file data ke internet. Perusahaan yang
menyediakan sebuah layanan Web hosting dikenal dengan sebutan webhost. Biasanya
memberikan informasi yang detail layanannya seperti kapasitaspenyimpanan file,
data transfer dan juga konektivitas dalam suatu paket hosting.
Sebenarnya server web hosting
sendiri adalah sebuah komputer biasa tapi mempunyai kelebihan dari hardware
serta software dasar untuk sebuah server dan mempunyai kemampuan online 24 jam
setiap harinya atau sering disebut 24 jam 7 hari.
Macam-macam atau jenis-jenis hosting
Macam-macam dan juga jenis-jenis
hosting atau sever yang dapat dipakai diantaranya sebagai berikut ini:
·
VPS,
kependekan dari Virtual Private Server atau bisa juga Virtual Dedicated Server
yaitu merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software OS (sistem
operasi) yang dipakai oleh server. Disebut virtual sebab dimungkinkan untuk
menginstall sistem operasi yang berbeda.
·
Shared
Hosting, server hosting yang dipakai secara bersama-sama atau sering di
sebut disharing. Di satu server terdapat lebih dari satu nama domain sebab
berbagai orang dapat memakainya. Dalam satu server hosting terdapat
beberapa akun tapi yang membedakan mereka antara akun-akun tersebut,
masing-masing akunnya memiliki username dan juga password.
·
Dedicated
Server, dipakai untuk aplikasi yang lebih besar serta tidak bisa dioperasikan
didalam shared hosting atau virtual dedicated server. Pada jenis tersebut
penyediaan server ditanggung perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama
dengan vendor.
·
Colocation
Server, yaitu sebuah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang
digunakan untuk hosting. Server disediakan oleh konsumen atau pelanggan yang
biasanya bekerja sama dengan vendor.
G.
Network Security
Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih
banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan
komputer yang terhubung ke Internet terhadap ancaman dan gangguan yang
ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin
luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan
jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah kepada masalah-masalah
keterjaminan sistem jaringan informasi secara global. Beberapa negara Eropa dan
Amerika bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik
sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing. Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan komputer
lokal yang kita miliki dengan wide-area network (seperti Internet). Jadi,
selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide-area network,
masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti
memberikan arti bahwa bergabung dengan wide-area network adalah suatu hal yang
‘menakutkan’ dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan
kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer
lokal kita dengan wide-area network.
Secara umum, terdapat 3 (tiga) kata kunci
dalam konsep Network Security ini, yaitu:
• resiko
/ tingkat bahaya,
• ancaman,
dan
• kerapuhan
sistem (vulnerability)
Resiko atau tingkat bahaya
Dalam hal ini, resiko berarti berapa besar
kemungkinan keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh akses ke dalam
jaringan komputer lokal yang dimiliki melalui konektivitas jaringan lokal ke
wide-area network. Secara umum, akses-akses yang diinginkan adalah :
•
Read Access : Mampu mengetahui keseluruhan sistem jaringan
informasi.
•
Write Access : Mampu melakukan proses menulis ataupun
menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut.
•
Denial of Service : Menutup penggunaan utilitas-utilitas jaringan
normal dengan cara menghabiskan jatah CPU, bandwidth maupun memory.
Ancaman
Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang
berusaha memperoleh akses-akses illegal terhadap jaringan komputer yang
dimiliki seolah-olah ia memiliki otoritas terhadap akses ke jaringan komputer.
Kerapuhan System (Vulnerability) Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa
jauh proteksi yang bisa diterapkan kepada network yang dimiliki dari seseorang
dari luar sistem yang berusaha memperoleh akses illegal terhadap jaringan
komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang dari dalam sistem memberikan
akses kepada dunia luar yang bersifat merusak sistem jaringan. Untuk
menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global secara keseluruhan tentang
tingkat keandalan dan keamanannya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan.
Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi tersebut haruslah mendetil
mulai dari tingkat kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya.
H.
Cara Kerja
Network
1.
Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya. Client-server terdiri dari server yang biasanya menggunakan system operasi windows 2000 server, dan cloent menggunakan system operasi Windows 98se, Windows 2000 profesional dan windows xp sert yang lainnya.
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya. Client-server terdiri dari server yang biasanya menggunakan system operasi windows 2000 server, dan cloent menggunakan system operasi Windows 98se, Windows 2000 profesional dan windows xp sert yang lainnya.
2.
Peer-to-peer
Yaitu jaringan
komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara
bersamaan. Pada
jaringan peer to peer, setiap kompurter dapat membuka account user dan berbagi
sumber (sharing) dengan komputer yang lain dalam suatu jaringan, sehingga
bersifat sebagai server sekaligus bersikap workstation. Contohnya
dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada
5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file
yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B
maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A
berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan
maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
I.
Cara Koneksi/Metode Koneksi Internet
1.
Analog Dial up
Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line
telepon. Modem dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi
sinyal suara (sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau
sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung,
kamu tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya
diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per detik (bps,
bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi sinyal suara, kecepatan
modem dial up maksimum adalah 56 kbps.
Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak memungkinkan.
Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak memungkinkan.
1.
Perhitungan
pulsa telepon berjalan + biaya internet dari provider. Biaya ditentukan total
lama penggunaan
2.
Jaman
awal-awal kecepatan dibawah 10kb , nmun hingga sekarang kecepatan max 56kb.
3.
Kecuali
leased line (sambungan kabel khusus dan one to one / tidak terbagi ) kecepatan
64kb – 128kb. namun sudah tidak begitu terkenal.
4.
Seluruh
daerah yang terdapat line telepon dapat menggunakan koneksi ini.
5.
Pengembangan
lanjutannya adalah ISDN (Integrated services digital network) kecatan max
128kb.
2.
Broadband
Menghubungkan
komputer ke internet melalui sambungan jaringan kabel tv, dengan menggunakan
modem broadband. Saat online dapat sekaligus nonton tidak berpengaruh.
1.
Dan
biaya lebih hemat cukup membayar abodemen tv cable + biaya internet provider
dan internet bisa di akses 24 jam online tanpa batas, ditentukan oleh kecepatan
yang diambil.
2.
Kecepatan
mulai dari 384kb – 3mb saat ini.
3.
Namun
hanya daerah yang dilewati kabel tv yang bisa menggunakan koneksi ini.
3.
ADSL
Menghubungkan
komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon juga. Namun ADSL
menggunakan teknologi yang lebih modern. Saat online jalur telepon tidak
terganggu, dapat digunakan dalam kebersamaan.
1.
Biaya
cukup membayar provider internet, karena dianggap pulsa tidak berjalan, hanya
pinjem kabel teleonnya saja. Sistem perhitungan berdasarkan besarnya kilobyte
yang digunakan, koneksi 24 jam online.
2.
Kecepatan
Maximum download speed about 384 Kbps and upload speed about 64 Kbps
3.
Hanya
daerah tertentu juga yang bisa menggunakan koneksi ini.
4.
Wave atau Gelombang Radio
Sempat
berjalan namun memang tidak banyak yang menggunakannya, koneksi jenis ini
adalah menggunakan sebuah modem khusus yang ditembak ke sebuah BTS juga kita
sebut yang terdekat. karena menggunakan gelombang maka cuaca jelek koneksi
jelek.
1.
Biaya
cukup membayar provider, akan dipinjamkan alat khusus receivernya. [ fix rate
bulanan ] unlimited use.
2.
Kecepatan
hingga 512kbs
3.
Lokasi
tertentu yang ada pemancar baru bisa.
5.
T1 dan T3 line
T1
merupakan pilihan yang populer untuk disewakan bagi kepentingan bisnis untuk
tersambung ke Internet dan untuk ISP tersambung ke backbone Internet. T-1 Lines
merupakan koneksi telepon terdedikasi yang mendukung besaran data hingga 1.544
Mbps.
T3 merupakan jaringan telepon yang didedikasikan untuk mendukung transfer data hingga 43 hingga Mbps.
T3 merupakan jaringan telepon yang didedikasikan untuk mendukung transfer data hingga 43 hingga Mbps.
1.
Biaya
pasti lebih tinggi dan ini digunakan untuk kepentingan bisnis. dan biasanya fix
rate bulanan by speed for unlimited use.
2.
Lokasi
bisa dibicarakan dengan provider.
6.
Satelite VSAT
Koneksi
menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi
ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap
signal satelit.
1.
Kecepatan
dari 64 hingga 2mb (berlaku hanya di Indonesia, international lebih dari 2mb)
2.
Biaya
fix rate bulanan by speed for unlimited use.
3.
Lokasi
ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
7.
Fiber Optic
Koneksi
jenis ini menggunakan sambungan kabel fiber optic (kabel yang kecepatannya
setara dengan kecepatan cahaya) yang tersambung antara provider dengan
perusahaan. Ini biasanya untuk perusahaan besar seperti Banking, Securitas,
dll.
1.
Kecepatannya
hingga 1Gb
2.
Biaya
fix rate bulanan ditentukan oleh kecepatan kapasitas / bandwith yang di pilih
3.
Lokasi
ditentukan oleh mereka yang bersangkutan.
8.
WIFI / Hotspot
Jenis
koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba
memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan
mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya
notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau
colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone
smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung
dapat digunakan. Koneksi tanpa kabel (wireless connection) merupakan
inovasi baru untuk koneksi internet 24 jam. Teknologi wireless mengirimkan data
menggunakan gelombang radio dalam spektrum gelombang elektromagnetik. Wireless
merupakan solusi bagi para pengguna internet yang mengalami kesulitan mengakses
internet dengan menggunakan kabel seperti serat optik, saluran telepon, atau
jaringan kabel lainnya. Diprediksikan jaringan wireless akan menjadi pilihan
utama bagi perusahaan-perusahaan dalam memenuhi kebutuhannya di masa yang akan
datang. Selain untuk sambungan langsung ke internet, jaringan wireless ini
dapat digunakan untuk menggantikan jaringan LAN dengan kabel yang disebut
Virtual Private Network (VPN).
Salah
satu layanan internet fixed wireless adalah wifi. Wifi merupakan kependekan
dari Wireless Fidelity, yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan
lokal nirkabel (Wireless Local Area Network – WLAN) yang didasari pada
spesifikasi tertentu yang disebut IEEE 802.11. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk
penggunaan perangkat nirkabel dan jaringan komputer LAN, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk
mengakses internet. Hal ini memungkinkan komputer/laptop yang mempunyai kartu
nirkabel (wireless card) dan Personal Digital Assistant (PDA) untuk terhubung
dengan internet melalui titik akses yang disebut hotspot. Mungkin kamu pernah
pergi ke mall, café, hotel, atau bandara yang menyediakan fasilitas hotspot. Di
tempat inilah kamu dapat melakukan koneksi internet secara wireless.
Salah
satu kelebihan dari wifi adalah kepraktisan, tidak perlu repot menghubungkan
komputer/laptop secara fisik ke jaringan internet melalui kabel. Kecepatan
akses tergantung sinyal yang diperoleh, artinya semakin dekat dengan hotspot,
sinyal semakin baik, sehingga kecepatan yang diperoleh semakin tinggi sampai
batas tertentu. Meskipun wifi hanya dapat diakses ditempat yang bertandakan
“Wifi Hotspot”, jumlah tempattempat umum yang menawarkan “Wifi Hotspot” terus
meningkat secara drastis. Dengan fasilitas “Wifi Hotspot”, berarti pelanggan
mereka dapat mengakses internet yang artinya memberikan nilai tambah bagi para
pelanggan.
1.
Biaya
GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh
jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung
kepada ISP / penyedia jasa internet.
2.
Kecepatan
11mb — 100mb
3.
Lokasi
biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya
kantor, rumah.
9.
Handphone
Jenis
koneksi menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan
handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat
online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun
CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru
high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir
setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem
perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
Sumber :






0 komentar:
Posting Komentar